Harga pasar: Harga pasar saham atau produk investasi lainnya secara langsung memengaruhi laba dan rugi posisi.
Harga biaya: Harga pada saat pembelian menentukan biaya kepemilikan dan memengaruhi perhitungan laba dan rugi.
Biaya transaksi: Komisi, pajak, dan biaya transaksi lainnya perlu diperhitungkan, karena memengaruhi laba dan rugi aktual.
Dividen tunai dan bonus: Dividen tunai dan dividen saham juga akan memengaruhi situasi laba dan rugi aktual.
Faktor lainnya: Seperti right issue, waran (rights), dan tindakan perusahaan lainnya, juga akan memengaruhi perhitungan laba dan rugi posisi.
Untung rugi belum terealisasi: Untung rugi posisi merupakan untung rugi yang belum terealisasi, dan untung rugi akhir hanya dapat ditentukan ketika benar-benar menjual.
Fluktuasi pasar: Fluktuasi harga pasar dapat memengaruhi untung rugi posisi, sehingga investor perlu selalu memperhatikan tren pasar.
Pengambilan keputusan investasi: Untung rugi posisi hanyalah salah satu indikator untuk mengevaluasi kinerja investasi saat ini. Keputusan aktual harus mempertimbangkan secara komprehensif faktor-faktor lain seperti tren pasar dan tujuan investasi.
Dengan menganalisis untung rugi posisi, investor dapat lebih memahami kinerja investasi, menyusun strategi investasi yang masuk akal dan langkah-langkah manajemen risiko.