Dalam kondisi pasar dengan likuiditas rendah dan volatilitas tinggi, penggunaan market order pada pasar berjangka terutama akan terpengaruh oleh aspek-aspek berikut:
Harga Eksekusi Menyimpang Signifikan dari Ekspektasi (Risiko Slippage Meningkat Tajam)
Masalah Inti: Satu-satunya tujuan market order adalah eksekusi segera, tanpa memedulikan harga. Di pasar dengan likuiditas buruk, selisih harga antara order beli dan jual (bid-ask spread) akan melebar tajam, dan jumlah order akan sangat sedikit.
Manifestasi Spesifik: Anda mungkin berharap dapat mengeksekusi pada indeks 3000 poin, tetapi karena kurangnya pihak lawan, order Anda dapat mengonsumsi beberapa tingkatan harga di depan, dan akhirnya tereksekusi pada 3010 poin atau bahkan lebih buruk. Selisih antara harga eksekusi aktual dan harga yang Anda harapkan saat menempatkan order ini disebut "slippage". Selama volatilitas pasar yang parah, slippage bisa sangat besar, jauh melampaui ekspektasi Anda.
Lebih Mungkin Memicu Reaksi Berantai dan Memperparah Volatilitas Pasar
Isu Inti: Order pasar berskala besar akan langsung mengonsumsi beberapa tingkatan kedalaman pasar.
Manifestasi Spesifik: Jika Anda menempatkan order beli pasar dalam jumlah besar, order tersebut akan membeli semua order jual yang ada saat itu sekaligus, menyebabkan harga terdorong naik secara instan. Hal ini tidak hanya memperburuk harga eksekusi Anda sendiri, tetapi juga dapat memicu order stop-loss orang lain atau perdagangan algoritmik, yang selanjutnya mendorong harga naik lebih tinggi dan membentuk kondisi pasar "kilat" (lonjakan kilat atau anjloknya harga secara tiba-tiba).
Risiko Eksekusi Sebagian atau Ketidakmampuan untuk Mengeksekusi
Masalah Inti: Dalam situasi likuiditas yang sangat rendah, kedalaman pasar bisa saja sangat dangkal.
Manifestasi Spesifik: Meskipun order pasar dimaksudkan untuk dieksekusi sepenuhnya, jika jumlah order Anda lebih besar dari jumlah order pada tingkat harga optimal saat ini, order tersebut mungkin hanya dieksekusi sebagian. Bagian yang tersisa akan terus mencari pihak lawan pada harga yang lebih buruk, sehingga menghasilkan harga eksekusi rata-rata yang sangat tidak menguntungkan. Dalam kasus ekstrem (seperti saat limit up atau limit down), order bahkan mungkin tidak dapat dieksekusi sama sekali.
Saran untuk Trader
Dalam lingkungan dengan volatilitas tinggi dan likuiditas yang buruk, order pasar harus digunakan dengan sangat hati-hati, atau bahkan dihindari. Anda dapat mempertimbangkan alternatif berikut:
Gunakan Limit Order: Tentukan harga beli maksimum atau harga jual minimum yang bersedia Anda terima. Ini dapat sepenuhnya menghindari slippage dan memastikan harga eksekusi tidak akan lebih buruk dari pengaturan Anda. Kekurangannya adalah selama pergerakan pasar satu arah yang cepat, order mungkin tidak tereksekusi, sehingga melewatkan peluang.
Atur Stop-Loss Order dengan Hati-hati: Pahami jenis-jenis stop-loss order di platform trading Anda. "Stop-loss market order" biasa tetap akan dieksekusi pada harga pasar setelah terpicu, menghadapi risiko slippage yang sama. Anda dapat mempertimbangkan "stop-loss limit order" (tentukan harga limit setelah terpicu), tetapi perhatikan bahwa ada risiko tidak tereksekusi.
Kurangi Ukuran Trading: Jika Anda harus menggunakan market order, mengurangi ukuran lot trading dapat mengurangi dampak pasar dan meminimalkan slippage.
Sebagai kesimpulan, ketika pasar kekurangan likuiditas dan sangat volatil, order pasar ibarat senjata tajam yang tak terkendali—meskipun dapat memastikan Anda masuk atau keluar dari pasar dengan cepat, biayanya bisa tidak terduga dan berupa biaya eksekusi yang sangat tinggi. Memprioritaskan order limit adalah cara penting dalam pengendalian risiko.