Dalam perdagangan kontrak, likuidasi paksa (juga dikenal sebagai "likuidasi") merujuk pada sistem yang secara otomatis menutup posisi ketika margin akun tidak mencukupi untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Untuk mengurangi risiko likuidasi paksa, Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut:
1、Kelola Rasio Leverage untuk Mengurangi Risiko
Leverage yang lebih tinggi berarti volatilitas yang lebih besar, dan akun lebih mungkin menyentuh garis likuidasi.
Saran: Gunakan leverage yang sesuai, seperti 3x-5x, alih-alih leverage tinggi (seperti 20x atau lebih).
2、Tetapkan Stop Loss untuk Mengendalikan Kerugian Secara Tepat Waktu
Tetapkan harga stop loss saat membuka posisi. Ketika harga pasar mencapai titik tersebut, posisi akan ditutup secara otomatis untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
Contoh: Jika melakukan posisi panjang (long) pada BTC, tetapkan stop loss di bawah level support untuk mencegah risiko likuidasi akibat penurunan pasar.
3、Pantau Margin yang Tersisa dan Isi Dana Tepat Waktu
Ketika likuiditas yang tersisa terlalu rendah, akun lebih rentan mengalami likuidasi.
Saran: Periksa saldo margin secara rutin dan tambahkan dana bila diperlukan.
4、Bangun Posisi Secara Bertahap, Hindari Operasi Posisi Berat
Menghabiskan seluruh modal sekaligus meningkatkan risiko likuidasi. Disarankan untuk membeli secara bertahap guna mengurangi dampak volatilitas pasar.
5、Pantau Kondisi Pasar, Hindari Volatilitas Ekstrem
Pasar dengan volatilitas tinggi (seperti peristiwa ekonomi besar, perubahan kebijakan) dapat dengan mudah menyebabkan fluktuasi pasar yang tajam dan meningkatkan risiko likuidasi.
Saran: Kurangi ukuran posisi selama periode berisiko tinggi, atau sementara hindari penggunaan trading dengan leverage tinggi.