Saat volatilitas pasar parah atau likuiditas tidak mencukupi, eksekusi market order pada kontrak dapat terpengaruh dengan cara-cara berikut:
1、Order dapat tereksekusi pada harga yang tidak terduga
Fluktuasi pasar yang tajam dalam waktu singkat dapat menyebabkan harga eksekusi market order menyimpang dari harga ideal (yaitu, "slippage").
Saat likuiditas tidak mencukupi, market order berukuran besar mungkin perlu diisi oleh beberapa order pada harga yang berbeda, sehingga menyebabkan harga eksekusi menjadi tidak stabil.
2、 Order dapat gagal karena pembatasan batas atas/bawah harga market order
Platform perdagangan biasanya menetapkan rasio batas atas/bawah harga market order untuk mencegah order tereksekusi pada harga yang tidak normal.
Jika fluktuasi pasar melebihi rentang yang ditetapkan, market order dapat tereksekusi sebagian atau langsung gagal.
3、 Perdagangan dapat tertunda atau tidak dapat dieksekusi
Dalam kondisi pasar yang ekstrem atau ketika kedalaman pasar kurang, order pasar mungkin menunggu waktu yang lama sebelum dieksekusi, atau bahkan gagal dieksekusi.
Kontrak yang berbeda memiliki rasio batas atas/bawah order pasar yang berbeda, yang dapat memengaruhi kecepatan dan kepastian perdagangan.
4、 Order limit juga dapat terpengaruh
Jika harga order beli limit lebih tinggi daripada batas atas, atau harga order jual limit lebih rendah daripada batas bawah, order tersebut mungkin gagal atau dieksekusi sebagian.
Saran: ✅ Ketika volatilitas pasar tinggi, gunakan order pasar dengan hati-hati dan pertimbangkan untuk beralih ke order limit guna mengontrol harga eksekusi. ✅ Hindari menggunakan order pasar berukuran besar di pasar dengan likuiditas yang sangat rendah untuk mengurangi risiko slippage.